Judul novel : The Rare Flower
Pengarang :
Amanda Pramacitra
Tokoh :
-
Lily,
gadis remaja berjiwa petualang
-
Dina,
sahabat Lily yang tomboi
-
Rose,
musuh bebuyutan Lily
-
Paman
Robin, penulis ensiklopedia flora juga peserta lomba
-
Pak
Herdi, penanggungjawab perkemahan di Hutan Florist
Latar :
Hutan Florist
Jenis alur :
maju
Sinopsis cerita :
Suatu
hari akan diadakan perkemahan di Hutan Florist selama tiga hari. Lily dan Dina
merasa antusias terhadap rencana acara itu untuk mengisi liburan mereka. Mereka
pun mendaftarkan diri, namun Lily hanya ingin menggunakan perkemahan sebagai
tempat istirahatnya saja dikarenakan Lily yang lebih antusias mengikuti lomba
mencari bunga langka di Hutan Florist.
Di hari
pertama, Lily belum berhasil menemukan bunga langka tersebut. Cuaca yang tidak
stabil di dalam hutan membuat Lily terserang flu mendadak. Di hari berikutnya,
Lily mempersiapkan dirinya dengan maksimal agar tidak terjadi kejadian yang
tidak diinginkan. Ia menggunakan pakaian yang berlapis untuk menjaga dirinya.
Saat di
dalam hutan, ia bertemu dengan Rose, lawannya dalam lomba mencari bunga langka,
yang sedang berlari ketakutan. Ternyata Hutan Dangesh yang terletak berdekatan
dengan Hutan Florist terbakar. Hal ini membuat beberapa hewan buas memasuki
Hutan Florist. Lily membantu Rose agar tidak disakiti oleh hewan-hewan buas
itu. Namun Rose tetap berlaku kasar pada Lily dan bersikeras mencari bunga
langka, akhirnya Lily dan Rose berpisah.
Selanjutnya Lily bertemu dengan Paman Robin ketika babi
hutan berusaha melukainya. Ternyata ia juga peserta lomba bunga langka. Lily
menceritakan perjalanannya di hutan hari itu. Kemudian Paman Robin ingin
membantu Lily untuk mencari Rose dan jalan keluar dari hutan yang ‘menyeramkan’
itu.
Lily dan Rose pun akhirnya bertemu. Mereka dan Paman
Robin melanjutkan perjalanan mencari jalan keluar, dan tak lama kemudian mereka
melihat semak bercahaya. Mereka mendekati semak itu, dan Rose adalah orang yang
paling bersemangat mendekati semak itu yang ternyata terdapat bunga langka di
baliknya. Namun Lily langsung menepis tangan Rose yang hendak mengambil bunga
itu. Seperti di mimpi Lily semalam, tangannya secara tiba-tiba digigit lleh
ular yang muncul dari semak secara tiba-tiba. Rose mulai tersentuh hatinya, ia
meminta maaf atas kesalahan yang ia akui juga kebaikan Lily padanya. Rose dan
Lily pun akhirnya dapat akur dan membuat janji persahabatan.
Di tempat lain, Pak Herdi dan Dina mendapat informasi
kalau Hutan Dangesh terbakar. Mereka bergegas menuju ke hutan dan mencari Lily
yang belum juga kembali ke perkemahan. Rose, Lily, dan Paman Robin kini dalam
keadaan menegangkan. Mereka dikepung oleh beberapa singa ganas yang siap
menerkam. Namun tiba-tiba terdengar suara tembakan yang membuat singa-singa
tersebut takut dan kabur. Ternyata Pak Herdi lah yang menyelamatkan nasib
mereka itu. Pak Herdi bersama Dina dan yang lainnya sangat senang karena telah
berhasil menemukan Lily. Mereka semua kembali ke perkemahan dan menceritakan
pengalaman menegangkan mereka selama di dalam hutan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar